Pesugihan Pocong, Cara Penglarisan yang Menyeramkan

Pesugihan Pocong, Cara Penglarisan yang Menyeramkan

Pesugihan Pocong, Cara Penglarisan yang Menyeramkan – Di zaman serba teknologi ini, dunia klenik berjenis pesugihan dan penglarisan masih tak ada habisnya. Bahkan, pesugihan pocong yang mengharuskan orang menggali kubur malam-malam pun masih cukup banyak didengar.

Pesugihan yang satu ini menjanjikan kekayaan dan penglarisan dagangan sehingga terasa menggoda bagi mereka yang ingin kaya dengan cara instan. Namun, cara melakukan pesugihan pocong terbilang menyeramkan.

Bagaimana tidak, pelaku pesugihan ini diharuskan mengambil tali pocong dari jenazah yang baru saja meninggal. Tak hanya itu, ada hari yang khusus untuk melakukannya, yaitu Selasa Legi.

Tak heran, pada malam Selasa Legi, tidak sedikit anggota keluarga mayit yang berjaga-jaga di makam. Ini untuk mencegah pengambilan tali pocong oleh orang tak bertanggung jawab.

Menurut kepercayaan, jika tali pocong diambil pada hari tersebut, tali ini akan memiliki kekuatan mistik yang sangat kuat. Tali ini beserta sarana-sarana lainnya kemudian disimpan di toko atau rumah makan tempat di mana si pelaku menjalankan bisnisnya.


BACA JUGA:


Cara Lain Pesugihan Pocong

Cara lainnya untuk melakukan pesugihan pocong adalah dengan memelihara pocong di tempat bisnisnya. Cara menggunakannya bisa dibilang menjijikkan.

Yaitu dengan menambahkan air liur pocong ke dalam masakan yang dijual. Diharapkan, dengan air liur ini masakan yang dihidangkan menjadi terasa lebih nikmat sehingga dagangan lekas laris.

Baik cara pertama maupun cara kedua, sama-sama mengerikan, bukan? Apalagi jika tahu dampak buruk ketika selesai dengan pesugihan pocong.

Dampak Mengerikan Pesugihan Pocong

Meskipun dengan pesugihan ini orang bisa bertambah kaya dalam waktu singkat, dampak yang ditimbulkan sungguh mengerikan.

Seorang mantan pengamal ini berakhir mengenaskan setelah berhenti melakukan ritual mencari tali pocong.  Awalnya ia ketahuan oleh warga sekampung melakukan pesugihan. Karena malu, ia berhenti melakukan pesugihan.

Setelah berhenti, ia terkena penyakit yang sulit dikenali. Tubuhnya kurus kering, seakan hanya tulang terbungkus kulit. Wajahnya semakin lama semakin menghitam, seolah-olah cahaya wajahnya lenyap. Bahkan, kedua matanya selalu terbuka dan meneteskan air mata. Usut punya usut, ternyata ia menumbalkan dirinya sendiri.

Demikianlah seluk-beluk pesugihan pocong yang sangat mengerikan dan berbahaya. Semoga kisah tersebut bisa diambil hikmahnya bahwa mencari kekayaan tidak perlu menghalalkan segala cara.

Jika Anda memerlukan sarana untuk mempercepat datangnya kekayaan, pastikan Anda menggunakan saran yang aman dan halal. Bukan sarana yang membahayakan seperti kisah di atas.

Salah satu sarana yang aman dan halal adalah Jimat Kekayaan dari Kang Masrukhan. Jimat ini adalah sebuah benda pusaka yang disaluri energi spiritual yang positif melalui doa-doa. Tentu doa yang tidak bertentangan dengan agama. Juga tidak menggunakan mantra-mantra syirik, maupun bantuan bangsa gaib sehingga aman digunakan.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi Kang Masrukhan malalui admin beliau di nomor admin 085712999772/082223338771. Selanjutnya, klik saja gambar berikut ini.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *